Cakram katup dari
Katup Kupu-kupu Manual adalah komponen kunci dalam katup, dan desain strukturalnya secara langsung mempengaruhi kinerja dan masa pakai katup.
pemilihan bahan
Cakram katup biasanya terbuat dari bahan tahan korosi dan tahan aus untuk memastikan katup dapat beroperasi secara stabil dalam berbagai kondisi kerja. Bahan yang umum digunakan antara lain:
Baja Tahan Karat: Cocok untuk media yang sangat korosif, dengan ketahanan korosi dan kekuatan mekanik yang baik.
Paduan Aluminium: Ringan dan memiliki ketahanan korosi yang baik, cocok untuk beberapa kesempatan yang memerlukan pengurangan massa katup.
Besi Cor: Cocok untuk aplikasi industri umum dan memberikan kekuatan mekanik yang baik.
Bentuk cakram katup
Cakram katup biasanya berbentuk bulat atau oval untuk mengakomodasi struktur pipa di dalam badan katup. Desain ini membantu mengurangi hambatan fluida yang melewati katup dan meningkatkan dinamika fluida katup.
poros penghubung
Cakram katup biasanya dilengkapi dengan poros penghubung, yang dihubungkan ke pegangan pengoperasian melalui batang katup. Desain poros penghubung perlu memastikan stabilitas dan keandalannya selama pergerakan katup. Biasanya poros penghubung akan melewati bagian tengah piringan katup untuk memastikan piringan katup tidak menyimpang saat berputar.
tepi segel
Tepi luar cakram katup adalah bagian penting untuk menyegel dudukan katup. Tepi luar cakram katup biasanya dirancang dalam bentuk tertentu untuk memastikan bahwa cakram tersebut dapat sepenuhnya masuk ke dudukan katup saat ditutup untuk mencapai segel yang efektif. Desain ini dapat mencegah kebocoran cairan dan meningkatkan kinerja penyegelan katup.
Bantalan cakram katup
Untuk mengurangi gesekan pada saat piringan klep berputar, piringan klep biasanya dilengkapi dengan bantalan di dekat poros penghubung. Bantalan ini dapat mengurangi hilangnya gesekan pada cakram katup dan meningkatkan fleksibilitas dan stabilitas katup.
Menemukan pin atau alur pin
Untuk memastikan bahwa cakram katup dapat berhenti secara akurat pada posisi terbuka atau tertutup saat berputar, cakram katup biasanya dirancang dengan pin pemosisian atau alur pin. Perangkat pemosisian ini memungkinkan cakram katup diposisikan secara akurat selama pergerakan, mencegah kebocoran atau penyumbatan yang disebabkan oleh posisi cakram katup yang tidak akurat.