Metode koneksi dari
pipa UPVC termasuk sambungan cincin karet soket, sambungan perekat dan sambungan flensa. Terkadang penyambungannya juga membutuhkan alat kelengkapan pipa, namun caranya tidak lebih dari dua cara di atas. PVC berdiameter kecil adalah penggunaan umum (di bawah 63) 50. Perekat khusus PVC untuk pengikatan.
Sambungan perekat dan sambungan flensa lebih cocok untuk pipa dengan diameter lebih besar. Jika sambungan perekat digunakan selama konstruksi, sulit untuk memastikan kebersihan mutlak sambungan pipa sebelum direkatkan. Sebutir pasir atau gelembung udara kecil akan menjadi bahaya tersembunyi kebocoran sambungan. Selain itu, ikatannya juga dipengaruhi oleh suhu dan udara, sehingga sulit dilakukan di luar ruangan.
Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam penggunaan pipa UPVC :
Tekan sambungan pipa yang tersambung erat dan berikan gaya statis hingga alat kelengkapan pipa tidak terdorong keluar (gaya pengikat mekanis). Pada proses pengikatan pipa dan alat kelengkapan pipa akan terjadi saling tolak-menolak dan penarikan. Jika mereka tidak diberi tekanan statis, mereka tidak akan saling tolak-menolak. Akan ada bahaya kebocoran air yang tersembunyi. Ketika proses pengikatan pipa selesai, harus ada cincin lem pada sambungannya.
Untuk menghilangkan debu, noda minyak dan kelembapan (kelembaban, debu dan noda minyak akan mempengaruhi kekuatan ikatan) dimana lem perlu diaplikasikan pada pipa dan fitting. Oleskan lem secara merata pada dinding bagian dalam soket pemasangan pipa. Terlalu banyak lem atau terlalu sedikit lem dilarang keras dalam operasi ini. Terlalu banyak lem akan mengalir ke dalam fitting pipa dan menyebabkan fitting pipa tersumbat. Lem yang berlebihan akan menyebabkan fitting pipa dan pipa menjadi longgar dan menyebabkan pipa air bocor.