Sebelum memperbaiki atau mengganti Katup Bola Manual , operator harus memastikan bahwa sistem telah dimatikan sepenuhnya dan tekanan di dalam pipa telah dilepaskan sepenuhnya. Mungkin ada tekanan tinggi atau sisa media di dalam pipa yang belum dikosongkan. Jika pengoperasian tidak dilakukan dengan benar pada saat proses perbaikan, sangat mudah menyebabkan kecelakaan kebocoran atau percikan. Oleh karena itu, sangat penting untuk menerapkan tindakan pelepas tekanan dan pengosongan yang efektif untuk memastikan tidak ada sisa media dan gas di dalam pipa. Pada saat yang sama, operator harus memperhatikan perubahan suhu pipa, terutama ketika berhadapan dengan uap, suhu tinggi atau media kimia, dan harus memakai peralatan pelindung yang sesuai seperti sarung tangan pelindung dan kacamata pelindung untuk mencegah luka bakar atau kerusakan kimia.
Selama proses perbaikan dan penggantian, operator perlu memeriksa dengan cermat status eksternal dan internal Katup Bola Manual. Pertama, tampilan katup perlu diperiksa sepenuhnya untuk memastikan apakah badan katup mengalami retakan, korosi, atau kerusakan nyata lainnya. Jika terdapat retakan atau tanda-tanda korosi pada cangkang katup, berarti katup telah mencapai akhir masa pakainya atau rusak dalam kondisi kerja yang keras dan perlu segera diganti. Saat melakukan inspeksi internal, fokuslah pada apakah permukaan penyegelan antara bola dan dudukan katup masih utuh, periksa apakah bola tergores, aus atau korosi, dan pastikan permukaan penyegelan rata. Jika kinerja penyegelan ditemukan menurun atau permukaan penyegelan sangat aus, bagian-bagian yang relevan harus diganti tepat waktu untuk memastikan pengoperasian normal katup.
Kinerja penyegelan Katup Bola Manual adalah salah satu indikator kinerja yang paling penting, sehingga sangat penting untuk memeriksa keausan cincin segel dan dudukan katup. Bahan penyegel yang umum digunakan mencakup bahan berkinerja tinggi seperti polytetrafluoroethylene (PTFE) dan Reinforced polytetrafluoroethylene (RPTFE). Bahan-bahan ini rentan terhadap penuaan, pengerasan, atau kehilangan elastisitas bila digunakan di lingkungan bersuhu tinggi, bertekanan tinggi, atau media korosif. Jika segel gagal, kebocoran masih dapat terjadi meskipun tampilan katup masih utuh. Oleh karena itu, segel yang rusak harus diganti untuk memastikan bahwa segel baru memiliki kesesuaian yang baik dengan badan katup dan bola untuk menjaga kinerja penyegelan yang sangat baik.
Saat memperbaiki atau mengganti Manual Ball Valve, pelumasan pada katup tidak boleh diabaikan. Pelumas biasanya diperlukan pada sambungan antara batang katup dan badan katup untuk mengurangi koefisien gesekan selama pengoperasian, mengurangi keausan, dan memastikan pengoperasian pembukaan dan penutupan yang lancar. Dengan bertambahnya waktu penggunaan, pelumas dapat kehilangan efektivitasnya, sehingga mengakibatkan pengoperasian menjadi sulit atau katup macet. Oleh karena itu, memeriksa kondisi gemuk pelumas secara teratur dan menambahkan atau mengganti pelumas sesuai kebutuhan merupakan langkah-langkah yang diperlukan untuk memastikan pengoperasian katup yang stabil dalam jangka panjang.
Saat membongkar dan mengganti Manual Ball Valve, operator harus benar-benar mengikuti manual teknis dan spesifikasi pengoperasian yang diberikan oleh pabrikan untuk menghindari kerusakan pada bagian penting seperti badan katup, bola, dan segel selama proses pembongkaran. Saat membongkar, perhatikan urutan pengoperasian dan hindari penggunaan tenaga berlebihan atau penggunaan alat yang tidak tepat. Terutama saat menangani sambungan antara batang katup dan pegangannya, berhati-hatilah untuk mencegah kerusakan akibat puntiran yang berlebihan. Untuk katup besar atau katup dengan struktur yang lebih kompleks, disarankan untuk menggunakan alat bantu untuk memastikan pembongkaran dan penggantian komponen katup secara aman.